Hai para pembaca puteriputeri.com semua. Di sela waktu liburanku di kota Madiun ini, aku memanfaatkan waktu luangku untuk berlibur ke Telaga Ngebel bersama teman-teman di kampung halamanku. Mungkin para pembaca ada yang belum mengetahui tentang Telaga yang indah ini.

Telaga Ngebel ini letaknya di Ponorogo yang dekat dengan Madiun, Jawa Timur. Telaga Ngebel merupakan danau alami yang berlokasi di Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo-Jawa Timur.

Kecamatan Ngebel sendiri terletak di kaki gunung Wilis. Telaga yang indah ini terletak sekitar 30 kilometer dari pusat kota Ponorogo. Telaga  ini amat luas dengan diameternya saja sekitar 5 kilometer.

Suhu di sekitar Telaga  ini antara 20 – 26 derajat celcius, suhu dingin nan sejuk membuat pengunjung terutama pasangan bulan madu atau honeymooner makin betah untuk berwisata di Telaga Ngebel.

Untuk pergi ke Telaga Ngebel, aku hanya membutuhkan waktu 1 jam dari rumah di Madiun, dengan menggunakan kendaraan roda dua. Karena liburan di rumah Madiun hanya akhir tahun ini, maka waktu akhir tahun harus dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Oya suasana akhir tahun atau malam tahun baru, juga ramai di kawasan ini.

Bangun tidur aku langsung bergegas untuk bersiap-siap. Karena sudah janji berangkat dari rumah jam 8:00 pagi, dengan ke-3 temanku yang akan menemani petualanganku hari ini Alma, Diana dan Maya.

Saat di perjalanan suasana ramai sekali karena  bertepatan dengan hari libur akhir tahun.

Juga akibat jalannya yang menanjak, maka tidak tahu kenapa, persneling motor yang aku kendarai tidak kuat untuk melalui tanjakan tersebut.

Entah karena aku yang kurang begitu pandai memainkan gigi motornya, atau karena aku membonceng Maya yang badannya gendut 🙂 …, dan mau tidak mau Maya rekanku itu turun dari motor dan aku mengendarai motor sendiri sampai di atas.

Dan menunggu Maya yang berjalan kaki untuk menaiki tanjakan ini. Sambil menunggu Maya, aku menikmati pemandangan sekelilingku, udara dingin dan sejuk ini hampir sama seperti di Puncak Bogor.

Tak lama Maya pun sampai dengan nafas yang terengah-engah kelelahan dan aku menertawakannya. Diana yang tadinya lebih dulu kembali lagi untuk menghampiriku. “Kenapa kamu lama sekali?” tanyanya.

Dan Maya pun menjawab “Aku disuruh jalan kaki, karena motornya tidak kuat untuk melewati tanjakan,” dan Diana pun ikut menertawainnya. Alma pun menyela, “Tidak apa-apa itung-itung olahraga,” sambil tertawa geli . Dan kami pun meneruskan perjalanan.

Sesampainya di Telaga Ngebel kami dikenakan tarif Rp. 15.000,- satu kendaraan roda 2. Untuk masuk ke dalam kawasan wisata telaga ini. Sesampainya di sana aku mengelilingi Telaga Ngebel yang memiliki keliling 5 kilometer lebih itu, sambil menikmati pemandangan sekitar yang dikelilingi dengan pohon yang rimbun menjorok ke telaga.

Makin siang perut Terasa lapar. Kami pun langsung menuju rumah makan yang berada di pinggiran Telaga Ngebel. Menikmati Ikan Nila Bakar dan Ikan Gurami Bakar sambil ditemani Es Kelapa Muda yang disajikan dengan tempurung kelapanya sungguh nikmat tak terkira, dengan pemandangan (view) Telaga Ngebel dengan air yang tenang.

Para pembaca semua, rasanya sungguh nikmat dan gurih. Rasa ikannya yang manis mungkin karena benar- benar ikan segar yang di bakar di sini.

Semilir angin yang berhembus membuat kami tak ingin bergegas dari sini, sungguh indah Telaga Ngebel, Jawa Timur.

Sebenarnya ada air terjun di belakang bukit Telaga Ngebel ini tapi karena jalannya yang masih bebatuan dan jaraknya yang jauh kami mengurungkan niat untuk pergi ke air terjunnya. Sebenarnya aku ingin sekali pergi ke sana. Mungkin lain waktu bisa berkunjung ke sana.

Sayang sekali belum musim durian, karena di Telaga Ngebel terkenal dengan hasil durian dan cengkehnya yang berlimpah. Dulu waktu bersama teman-teman sekolah SMP aku sering pergi ke Telaga Ngebel untuk berburu buah durian.

Kebetulan salah satu temanku tinggal sekitar wilayah Telaga Ngebel. Karena waktu yang sudah sore aku pun bergegas pulang. Dengan jalan yang menurun Maya pun tak usah susah payah untuk berjalan kaki lagi 🙂 Salam liputan khas puteriputeri.com.

(Oleh : Risma Indriani Putri)

Write A Comment